Wisata Nganjuk
Beberapa Tempat Objek Wisata yang ada di Kabupaten Nganjuk:
Candi Lor merupakan bangunan candi yang terbuat dari batu bata merah yang diyakini sebagai monumen cikal bakal berdirinya kabupaten Nganjuk yang diperingati setiap tanggal 10 April setiap tahunnya.Selanjutnya
Museum Anjuk Ladang Terletak di kota Nganjuk, sebelah tinur Terminal Bus Kota Nganjuk, di dalamnya tersimpan benda ( cagar budaya jaman Hindu, Doho dan Majapahit ) yang terdapat di daerah Kabupaten Nganjuk.Selanjutnya
Gua Margo Tresno yang alam sekitarnya mempunyai panorama pegunungan yang cukup indah dan sejuk terletak di Desa Sugihwaras Kecamatan Ngluyu 35Km arah utara pusat kota NganjukSelanjutnya
Air Merambat Roro Kuning Desa Bajulan terletak kurang lebih 23km selatan Kota Nganjuk, merupakan kawasan hutan pinus yang indah. Memiliki sungai yang jernih dan air terjun yang menakjubkan di antaranyaSelanjutnya
Monumen Jenderal Sudirman Terletak di desa Bajulan Kecamatan Loceret, kurang lebih arah selatan Kota Nganjuk, Monumen di dirikan sebagai tanda bahwa di Desa Bajulan pernah di singgahi Panglima Besar Jenderal SudirmanSelanjutnya
Air Terjun Sedudo adalah sebuah air terjun dan obyek wisata yang terletak di Desa Ngliman Kecamatan Sawahan, Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. Jaraknya sekitar 30 km arah selatan ibukota kabupaten NganjukSelanjutnya
JURANG GATHUK
Jurang gathuk adalah sebuah jurang yang merupakan perpaduan dari lereng yang menyempit dan ada aliran air yang jernih juga ada kolam yang alami berada disana di kecamatan pace, sengkolak di desa Jati Greges. dan hnya bisa ditempuh dngan jalan kaki, karna medanya yg lumayan sulit
CANDI NGETOS
Lokasi Candi Ngetos berjarak sekitar 17 kilometer dari kota Nganjuk ke arah selatan, yaitu di Desa Ngetos, Kecamatan Ngetos. Diperkirakan candi ini didirikan pada abad ke-15, pada zaman Majapahit. Di duga, candi ini dibangun untuk tempat pemakaman Raja Majapahit, yaitu Prabu Hayam Wuruk. Candi Ngetos dibangun menggunakan batu bata merah.
MONUMEN Dr. SOETOMO
Monumen yang menempati tanah seluas ± 3,5 ha, merupakan tempat kelahiran Dr. Sutomo (pendiri Boedi Oetomo). Secara keseluruhan, kompleks bangunan ini terdiri dari patung Dr. Soetomo dalam posisi duduk dan sedang membuka buku, menggambarkan beliau seorang cendekiawan yang sedang memperdalam ilmu pengetahuan. Tinggi patung ± 4m, kemudian pendopo induk berbentuk joglo berukuran 20 x 20 m yang pada hari-hari tertentu dimanfaatkan untuk rapat/pertemuan, sarasehan, pentas atraksi kesenian, tempat rekreasi dan perkemahan.
Banyak kan teman… kita wajib bersyukur pula Nganjuk memiliki tempat wisata begitu banyak. Dan kita juga wajib menjaga dan melestarikan peninggalan sejarah itu.
Goa Macan
- Goa macan merupakan sebuah goa yang di temukan oleh salah satu warga warga Desa Sambikerep baru - baru ini. Goa yang di temukan di salah satu lerang gunung lengko ini mendadak menjadi serbuan warga yang ingin melihat secara langsung keunikan goa tersebut.
Menurut nyamat penemu Goa tersebut mengaku mendapat firasat melalui mimpi sebelum menemukan goa ini. Menurut pria yang sehari-hari bekerja sebagai pencari batu antik ini, dia sempat bermimpi ditemui seorang perempuan yang membawa batu putih di tempat ini.
Atas mimpinya tersebut, Nyamat memutuskan menggali tanah di tempat ini hingga kedalaman tujuh meter. Setelah menggali, dia menemukan lubang yang ternyata di bawahnya terdapat goa. Sampai sekarang Goa Macan tersebut masih di usulkan untuk di jadikan salah satu objek wisata di kabupaten nganjuk.
Goa Macan
Goa Bersuara Gamelan di lereng Gunung Lengko Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur
- Goa macan merupakan sebuah goa yang di temukan oleh salah satu warga warga Desa Sambikerep baru - baru ini. Goa yang di temukan di salah satu lerang gunung lengko ini mendadak menjadi serbuan warga yang ingin melihat secara langsung keunikan goa tersebut.
Menurut nyamat penemu Goa tersebut mengaku mendapat firasat melalui mimpi sebelum menemukan goa ini. Menurut pria yang sehari-hari bekerja sebagai pencari batu antik ini, dia sempat bermimpi ditemui seorang perempuan yang membawa batu putih di tempat ini.
Atas mimpinya tersebut, Nyamat memutuskan menggali tanah di tempat ini hingga kedalaman tujuh meter. Setelah menggali, dia menemukan lubang yang ternyata di bawahnya terdapat goa. Sampai sekarang Goa Macan tersebut masih di usulkan untuk di jadikan salah satu objek wisata di kabupaten nganjuk.






